Sinergi TNI-Polri, Pemerintah dan Perusahaan Diperkuat, Bonai Darussalam Siaga Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Kecamatan Bonai Darussalam. Foto/Paber News. Com
Redaksi
Oleh Redaksi
3 Menit Membaca

Paber News.Com – Memasuki musim kemarau tahun 2026, upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu terus diperkuat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla yang digelar di Lapangan Kantor PT Bina Daya Bentala, Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, perusahaan perkebunan, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Satgas Satria Kresna dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap mengancam wilayah Bonai Darussalam saat musim kemarau.

Apel dipimpin langsung oleh Camat Bonai Darussalam, Elfitrend Saputra, S.Kom., M.IP, dan dihadiri Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H, Danramil 10/Kunto Darussalam Kapten Inf. Devi Edward, para kepala desa se-Kecamatan Bonai Darussalam, pimpinan perusahaan, serta unsur terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Camat Bonai Darussalam menegaskan bahwa seluruh pihak harus meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi karhutla seiring meningkatnya suhu dan berkurangnya curah hujan. Menurutnya, kolaborasi seluruh stakeholder merupakan kunci utama dalam menjaga wilayah tetap aman dari bencana kebakaran.

“Sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, perusahaan dan masyarakat harus terus diperkuat. Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif untuk meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tegas Elfitrend Saputra.

Ia juga menginstruksikan seluruh kepala desa agar aktif mengedukasi masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api maupun kepulan asap agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

Usai apel, seluruh peserta melakukan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla yang dimiliki masing-masing unsur. Berbagai peralatan pemadam milik perusahaan dan MPA diperiksa guna memastikan kesiapan operasional apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi penanganan karhutla sebagai bagian dari peningkatan kemampuan personel dan kesiapan menghadapi situasi darurat di lapangan.

Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh unsur merupakan faktor penting dalam mencegah terjadinya bencana karhutla.

“Kami mengedepankan langkah pencegahan melalui sinergitas dan keterlibatan seluruh elemen. Penanganan secara bersama-sama akan jauh lebih efektif dibandingkan setelah kebakaran terjadi. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor apabila menemukan titik api,” ujar IPTU Abdau Wardiyoso.

Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 10.45 WIB dalam suasana aman, tertib dan kondusif. Melalui apel kesiapsiagaan tersebut, seluruh stakeholder di Kecamatan Bonai Darussalam diharapkan semakin solid dan siap menjaga wilayahnya dari ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau tahun 2026, demi terwujudnya lingkungan yang aman, sehat dan bebas asap.(Riski)***

Editor : E. Nst

BAGIKAN BERITA INI
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *