Menag RI Resmikan Institut Islam Internasional Basma di Rokan Hulu

Redaksi
Oleh Redaksi
4 Menit Membaca

Paber News (PN) – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA meresmikan Institut Islam Internasional Basma (IIIB) yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Basma Darul’Ilmi Wassa’adah, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, pada Jumat, 1 Agustus 2025.

Peresmian dilakukan dengan penandatanganan prasasti dan penekanan tombol sirene, disaksikan Gubernur Riau H Abdul Wahid, Anggota Komisi VIII DPR RI Dr Achmad MSi, Ketua Dewan Pembina Yayasan Basma Aeyla Jaya H Bahtiar Madjid serta Bupati Rokan Hilir Bistamam, Wakil Bupati Rohul H Syafaruddin Poti SH MM.

Turut hadir mendampingi pula Kakanwil Kemenag Riau Dr H Muliardi MPd, Forkopimda Riau dan Rohul, Kakan Kemenag Rohul H Zulkifli Syarif, Sekda Rohul Muhammad Zaki SSTP MSi, tokoh masyarakat, para ustaz dan ustazah serta ribuan santri Ponpes Basma Basma Darul’Ilmi Wassa’adah.

Dalam pidatonya, Menag mengaku takjub dengan alam Provinsi Riau khususnya Rokan Hulu yang disebutnya sebagai “lumbung emas hijau”.

Ia mengapresiasi hadirnya Institut Islam Internasional Basma yang menurutnya memiliki konsep futuristik dan mengusung nilai-nilai Islam yang mendalam.
“Saya bangga karena ini bukan hanya perguruan tinggi biasa, tapi menggabungkan nilai-nilai spiritualitas dan ilmu pengetahuan secara seimbang. Kita harapkan Institut Islam International Basma mengusung perpaduan antara konsep Iqra dan Bismirab, membaca dengan akal dan memahami dengan hati,” ungkapnya.

Menag menegaskan pentingnya memadukan pendidikan akal dan hati dalam membangun generasi masa depan. Karena sumber ilmu dalam Islam bukan hanya dari logika atau akal semata, tetapi suara Illahi dan ditancapkan kedalam hati. Hati tidak pernah berbohong. Oleh karena itu, ia menilai bahwa madrasah dan pesantren tetap menjadi tempat paling ideal dalam membentuk karakter dan roh pendidikan ada di Ponpes. “Kalau sekolah tempat mencari ilmunya guru, madrasah adalah tempat mencari ilmunya Allah dan gurunya para santri,” katanya. Institut Islam Internasional Basma, lanjut Menag, bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan spiritualitas.

Ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung konsep pendidikan ekoteologi yang akan diterapkan di kampus ini. Konsep pendidikan yang menyatu dengan alam dan nilai-nilai keislaman.

“Kita mulai dari Institut Islam Internasional Basma untuk lokus mereka konsep ekoteologi yang belum banyak ada di dunia. Siapa tau Rokan Hulu bisa jadi contoh dan pradaban Islam Dunia berpindah dari Timur Tengah ke Indonesia dan dimulai dari Rokan Hulu,” katanya.

Menurutnya, kondisi Timur Tengah yang terus dilanda konflik membuat wilayah itu sulit melahirkan ilmuwan atau pemikir Islam baru. Estapet kepemimpinan pradaban Islam dimasa depan sudah tidak bisa ada lagi disana.

”Selama masih ada Israel, maka tidak akan ada Ilmuwan lahir, karena disana setiap hari perang. Sementara Indonesia, khususnya Riau, dinilai memiliki stabilitas, sumber daya alam, dan nilai-nilai religiusitas yang kuat. Kalau ingin Islam tumbuh dengan damai dan penuh ilmu, tempatnya adalah Indonesia. Dan Rohul, Riau bisa menjadi lokus peradaban Islam masa depan,” sebutnya.

Dalam pada itu, Wabup Rohul H Syafaruddin Poti SH MM menyampaikan selamat datang Menag RI dan Gubernur Riau di Negeri Seribu Suluk, semoga membawa keberkahan dan semangat baru dan dukungan besar bagi kemajuan dunia pendidikan Islam dan agama di Kabupaten Rohul.

”Pemerintah Kabupaten Rohul menyambut baik dan mendukung berdirinya Institut Islam International Basma, kedepannya ini menjadi pengembangan ilmu dan dakwah. Kami mengucapkan terimakasih kepada Pihak Yayasan Basma Aeyla, semoga perguruan tinggi islam ini menjadi tonggak baru pengembangan keagamaan di Rohul guna mencetak generasi muda tak hanya ilmu pengetahuan dan akhlak mulia,” sebutnya.

Ditambah Syafarudin Poti, Kehadiran institut Islam Internasional Basma sekaligus menjadi babak baru dunia pendidikan Islam di Riau khususnya Rohul dalam melahirkan generasi penerus yang mampu mengangkat Negeri Seribu Suluk di tingkat nasional dan internasional. (Adv/ber).

BAGIKAN BERITA INI
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *