Pabernews – Aksi seorang konten kreator asal Sumatera Utara (Sumut), Polda Sitanggang, yang memamerkan sebotol tuak saat berada di atas jalur peserta Festival Pacu Jalur Nasional 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, viral di media sosial.
Video tersebut menuai sorotan publik lantaran aksi itu dilakukan di atas jalur yang tengah digunakan dalam rangkaian Festival Pacu Jalur Nasional 2026.
Polda Sitanggang diketahui merupakan salah satu pendukung atau sponsor jalur Bintang Emas Cahaya Intan, yang merupakan juara bertahan Festival Pacu Jalur Nasional. Jalur tersebut mendapat dukungan dari Pemuda Batak Kuansing (PBK).
Usai video tersebut beredar luas, Polda Sitanggang menyampaikan permintaan maaf. Ia mengaku baru pertama kali datang ke Kuansing dan tidak mengetahui bahwa membawa maupun memamerkan minuman di atas jalur tidak diperbolehkan.
“Pertama kali datang aku ke Kuansing. Bahwasannya saya tidak tahu bahwasannya itu melanggar, minuman di atas jalur. Saya tidak tahu,” ujar Polda dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Hardianto Manik, pada Sabtu (22/8/2026).
Ia kembali menyampaikan permohonan maaf atas aksinya tersebut.
“Saya dari kampung. Ini pertama kali. Kalau ada kesalahan saya minta maaf,” sambungnya.
Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah aksinya menjadi perhatian masyarakat di tengah pelaksanaan Festival Pacu Jalur Nasional 2026.
Festival Pacu Jalur sendiri merupakan salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Kuantan Singingi yang melibatkan banyak jalur dan masyarakat dari berbagai daerah.
Kontroversi ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak yang terlibat maupun hadir dalam Festival Pacu Jalur agar tetap menghormati aturan, adat, serta marwah jalur sebagai bagian penting dari tradisi masyarakat Kuansing.
Penulis: Ber



